LAPORAN KONTRIBUTOR KWARDA RIAU DARI KEDIRI " WAJAH BARU DEWAN RACANA KH.HASYIM ASY'ARI-FATMAWATI 2017/2018"
Diposting oleh : sufiyana (regular) | Tanggal : Minggu, 29 Januari 2017

Serah terima Jabatan Ketua Dewan Racana dan Pemangku Adat.

KEDIRI (kwardariau.org) Melalui MUSDEGA XVIII 2017 yang dilaksanakan di Gedung J.103-J104 Kampus II STAIN Kediri, telah dimusyawarahkan beberapa hal yang mencakup keberlangsungan Racana yang meliputi Keorganisasian, Program kerja dan Adat Racana melalui sidang komisi yang telah disetujui oleh seluruh peserta MUSDEGA. Selain itu Laporan Pertanggungjawaban diterima  dengan berbagai syarat, hal ini dikarenakan Laporan Pertanggung Jawaban masih harus dilakukan beberapa revisi agar LPJ tersusun lebih baik.

Sabtu malam, 28 Januari 2016 semua calon KDR dan PA menyampaikan Visi dan Misinya sebagai salah satu patokan peserta yang termasuk anggota Racana dalam memilih KDR dan PA yang akan mengemban amanah selama satu periode ke depan. Suasana ruang sidang begitu riuh dengan tanya jawab antar anggota Racana dengan Calon KDR dan PA mengenai kesiapan dalam membangun Racana.

Yang lebih menegangkan adalah ketika penghitungan pemungutan suara, tampak raut wajah peserta MUSDEGA menunjukkan rasa penasaran, terlebih calon KDR dan PA yang tidak berhenti berdo’a. Berdo’a agar tidak terpilih dan berdo’a agar terpilih. Setelah selesai dilakukan penghitungan suara secara terbuka, maka diketahuilah 4 nama yang terpilih, Kak Ahmad Aly Ridlo (KDR Racana KH. Hasyim Asy’ari), kak Daris Hamdani Arrifal (PA Racana KH. Hasyim Asy’ari) yang juga baru selesai mengemban amanahnya sebagai Ketua Dewan Racana, kak Fitri Rahmi Elifi ( KDR Racana Fatmawati) dan Kak Eva Nur Laili (PA Racana Fatmawati).

Kak Ahmad Aly Ridlo sebagai KDR terpilih mengaku memiliki motivasi yang tinggi untuk melaksanakan Program Kerja.

“sebenarnya saya tidak menyangka jika akan terpilih sebagai KDR, saya juga masih proses belajar namun untuk kedepannya saya bersama Pengurus Dewan Racana akan berusaha untuk melaksanakan Program kerja dan mencoba mengaktifkan devisi-devisi yang belum aktif sehingga program kerja yang belum terlaksana dapat kita laksanakan bersama” terangnya.

Kak Eva Nur Laili juga mengungkapkan jika dirinya akan berusaha menjalankan amanah sebagai Pemangku Adat.

“saya akan berusaha untuk menjalankan amanah yang diberikan kepada saya, namun saya pun masih belajar, jadi ini adalah awal bagi saya dalam berproses, menjadikan amanah untuk belajar” ungkapnya dalam nuansa seolah-olah tidak percaya jika ia terpilih sebagai Pemangku Adat.

Setelah pemilihan selesai, langsung dibentuk Tim Formatur untuk mengisi struktur organisasi Dewan Racana dan Dewan Kehormatan dan sidang Tim Formatur segera dilakukann secara tertutup tanpa mengulur waktu.

Dengan adanya KDR dan PA yang baru tentu diharapkan akan membawa perubahan untuk Racana KH. Hasyim Asy’ari-Fatmawati Gudep Kota Kediri 02.185-02.186 yang berpangkalan pada STAIN Kediri menjadi lebih baik. Untuk mencapai keinginan tersebut, kerjasama dalam kekeluargaan Racana menjadi faktor penting yang akan mempengaruhi Racana dalam keberlangsungannya. MUSDEGA XVIII 2017 di tutup pada minggu, 29 Januari 2017 setelah Sidang Pleno V mengenai Penyampaian dan Pengesahan Sidang Tim Formatur selesai dilakukan. Upacara penutupan berlangsung khidmat. *Sufiyana* (29/01/2017)

Dilihat 262 kali.