Ketua Kwarda Riau Kakak H.M. Azaly Djohan ikuti rapid test
KWARDARIAU.ORG, Pekanbaru - Kwartir Daerah Riau kembali melakukan aksi nyata dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19). Aksi yang digelar berupa pelaksanaan rapid test. Rapid test adalah suatu metode pemeriksaan cepat untuk melihat suatu infeksi di tubuh. Rapid test corona digunakan sebagai skrining atau penyaringan untuk mendeteksi awal adanya virus corona di dalam tubuh. Rapid test dilakukan dengan menggunakan sampel darah untuk mencari IgG dan IgM. IgG adalah singkatan dari Immunoglobulin G dan IgM adalah kependekan dari Immunoglobulin M. Keduanya merupakan bentuk dari antibodi atau bagian dari sistem kekebalan tubuh yang terbentuk di tubuh saat kita mengalami infeksi virus. Hasil rapid test memperlihatkan adanya IgG atau IgM yang terbentuk di tubuh. Jadi, jika di tubuh terjadi infeksi virus, maka jumlah IgG dan IgM di tubuh akan bertambah. Selain itu, tes ini juga ditujukan agar pemerintah dan petugas kesehatan bisa mengetahui siapa saja orang yang berpotensi menyebarkan virus Corona dan melakukan tindakan pencegahan agar jumlah kasus COVID-19 tidak semakin bertambah. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan Halodoc area Riau pada Jum’at, 03/07/2020. Ketua Kwarda Riau Kak H.M. Azaly Djohan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kwarda Riau akan terus berbuat dan berusaha dalam rangka pencegahan covid-19 karena kita tidak tahu sampai kapan virus ini akan berakhir. Saya sendiri juga sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Ibu Hj Mimi Yuliani Nazir selaku Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau terkait pelaksanaan kegiatan rapid test dan akan mengirim petugas untuk meninjau pelaksanaan kegiatan dimaksud, kata Kak Azaly. Sementara perwakilan dari halodoc, diwakili oleh head area Riau Ainun menyampaikan bahwa kegiatan rapid test dilaksanakan untuk membantu masyarakat Pekanbaru. Kegiatan yang dilaksanakan bersama Kwarda Riau sudah yang ke-20. Untuk tata cara mengikuti kegiatan, peserta mendownload aplikasi halodoc, nah disitu akan teregistrasi pendaftarannya dengan mengisi data dari KTP atau SIM, dan untuk pengambilan sampel darah akan dilakukan oleh tenaga medis dari Rumah Sakit Hermina Pekanbaru, kata beliau. Rapid tes drive thru sudah dilaksanakan mulai 8 Juni 2020 – 4 Juli 2020, selama dua minggu dilakukan di Ramayana Panam tanggal 8 Juni 2020 - 20 Juni 2020 dan tanggal 22 Juni 2020 – 4 Juli 2020 dengan mendatangi instansi-instansi. Untuk tenaga medis, halodoc menggandeng tenaga medis dari Rumah Sakit Hermina. Jumlah masyarakat yang sudah dirapid test berjumlah lebih kurang 1.800 orang, terang beliau. Dalam pelaksanaan rapid test, Kwarda Riau ditinjau langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Ibu Hj. Mimi Yuliani Nazir. Setelah meninjau beliau menyampaikan terimakasih kepada Kwarda Riau yang telah menyelenggarakan rapid test untuk masyarakat bekerjasama dengan halodoc dan Rumah Sakit Hermina dan ini sangat membantu pemerintah. Rapid test ini merupakan skrining awal di masyarakat, jika ada yang reaktif maka akan ada pemeriksaan selanjutnya yakni SWAP. SWAP inilah yang menentukan apakah dia positif atau negatif, jadi rapid test hanya skrining awal dan belum tentu kalau misalnya yang reaktif akan positif belum tentu bisa juga negatif begitu juga yang non reaktif belum tentu juga negatif bisa saja positif dan ini merupakan skrining awal masyarakat untuk mengetahui tindakan apa yang akan kita lakukan ke depannya, kata beliau. Sesuai edaran Gubernur Riau untuk meningkatkan pencapaian pemeriksaan yang ada di Provinsi Riau dimana perbandingannya 3.500/ 1 juta penduduk, sementara jumlah penduduk di Provinsi Riau hampir 7 juta berarti akan ada 24.500 jiwa yang harus dilakukan pemeriksaan dan sampai sekarang yang sudah dirapid test mencapai lebih kurang 11.000 dan ini sangat membantu sekali dan akan menjadi suatu penambahan rapid test covid-19, terang beliau.

Dilihat 113 kali.